Bergabunglah dengan ribuan donor
Greenpeace Indonesia!

"Menyadari keterbatasan-keterbatasan saya dalam melindungi bumi tercinta, saya percaya dengan mendukung Greenpeace saya telah melakukan salah satu kewajiban sebagai manusia."
Rani Hapsari
"Donasi merupakan kontribusi kecil dari saya tentang kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar. Saya yakin kepedulian kita dan kontribusi yang kecil ini akan berpengaruh banyak apabila dilakukan oleh banyak orang."
Eko Kushariyanto

Greenpeace Indonesia
Membutuhkan Bantuanmu untuk
Menyelamatkan Lingkungan Indonesia!

Haruskah kita kehilangan hutan terakhir di Indonesia?

Indonesia sudah kehilangan 15 juta hektar tutupan hutan alam Indonesia dalam kurun 2001-2023.

Sayangnya, lebih dari 20% daratan Papua dibebani izin ekstraktif berbasis lahan, padahal hutan alami di Papua dalah benteng terakhir kita dalam melawan laju krisis iklim.

Kata siapa politik tak ada kaitannya dengan lingkungan?

Kata siapa politik tak ada kaitannya dengan lingkungan?
Nyatanya politik adalah jalan paling cepat untuk mengusahakan perlambatan krisis iklim. Realitanya kebijakan saat ini banyak yang merugikan lingkungan, seperti Revisi UU KPK, UU Minerba, UU MK, UU Ciptaker, dll.

Krisis Iklim = Krisis Pangan

Krisis iklim telah menganggu keseimbangan bumi. Cuaca tak menentu, badai, hingga bencana hidrometeorologis menyebabkan banyak petani gagal panen dan merugi. Akibatnya, banyak komoditas terus berkurang produksinya hingga akhirnya akan jadi kenangan.

Polusi Plastik Butuh Solusi Sistematik

Setiap pundak harus bertanggung jawab, karena konsumen takkan beli produk sekali pakai jika tak ada yang memproduksi; produsen takkan memproduksi jika regulasi tak mengizinkan; dan regulator takkan mengizinkan jika berpihak pada lingkungan.

Greenpeace hadir karena bumi yang rapuh ini perlu suara. Butuh solusi. Butuh perubahan. Butuh aksi. Greenpeace memiliki landasan prinsip dan nilai-nilai dasar yang tercermin dalam setiap aksi kampanye lingkungan kami.

Ikuti kami juga di Social Media